CSR BUMN, Solusi bagi Warga yang Ekonominya Terdampak Covid-19

PIKIRAN RAKYAT – Dampak ekonomi pandemi Covid-19 semakin terasa dan kian meluas. Selain semakin banyaknya jumlah pekerja/buruh yang kehilangan pekerjaan akibat pemutusan hubungan kerja (PHK) dan dirumahkan, jumlah pekerja informal yang kehilangan pendapatan juga semakin besar.

Manager Program Kemitraan Bina Lingkungan dan (PKBL & CSR) PT Len Industri, Doni Gunawan, mengatakan, dalam kondisi seperti ini dibutuhkan peran serta aktif semua pihak, termasuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN), untuk membantu meringankan beban masyarakat terdampak, salah satunya melalui penyaluran CSR. Apalagi, pandemi Covid-19 ini belum bisa diprediksi kapan akan berakhir.

Baca Juga: Update Kasus Virus Corona di Indonesia per Jumat, 1 Mei 2020: Kembali Tembus 400 Orang

“Agar bantuan tepat sasaran, menurut dia, BUMN harus aktif bekerja sama dengan masyarakat di tingkat akar. Dengan demikian, bantuan bisa diberikan kepada yang benar-benar membutuhkan,” tuturnya, Jumat, 1 Mei 2020.

PT Len Industri, sebagai bagian Gugus Tugas BUMN Penanggulangan Covid-19 wilayah Jawa Barat (Jabar), menurut dia, menggandeng pengurus di tingkat RT dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) tingkat kelurahan dalam menyalurkan bantuan ekonomi. Mereka yang digandeng diantaranya adalah RT 5 RW 2 dan MUI Kelurahan Sukawarna, Kota Bandung.

Menurut Doni, bantuan ekonomi tersebut disalurkan bervariasi, dalam bentuk makanan, sembako, dan uang tunai. Ia berharap, bantuan tersebut dapat mengurangi beban mereka yang kurang beruntung.

Baca Juga: Selama pandemi COVID-19, Per April 2020 OSL Pegadaian Pungkur Meningkat Rp 4 Miliar

“Setelah pada tahap pertama mendistribusikan alat kesehatan untuk tenaga kesehatan dan penyemprotan disinfektan di permukiman warga, pada tahap kedua ini kami mendistribusikan bantuan ekonomi bagi masyarakat yang terdampak pandemi setiap hari di bulan Ramadan,” katanya.

Seperti diketahui, pada awal April lalu, Len melaksanakan penyemprotan disinfektan dan membagikan masker serta hand sanitizer di beberapa lokasi. Diantaranya, seperti di kawasan Pasirluyu, Riung Bandung, dan Cibogo, ketiganya di Kota Bandung.

Ketua RT 5 RW 2 Sukawarna, Kota Bandung, Muhammad Sufyan Abd, mengatakan, dampak ekonomi pandemi Covid-19 sejatinya sangat luas. Bahkan, banyak masyarakat yang awalnya dinilai akan mampu bertahan, tapi ternyata terkena dampak.

Baca Juga: Mufida: Jangan Tambah Beban Buruh, Hentikan Pembahasan RUU Cipta Kerja

Ia mengatakan, bantuan Len tersebut akan disalurkan antara lain ke tukang sampah, tukang gali, pedagang keliling, dan masyarakat kecil lainnya. Ia berharap, akan semakin banyak perusahaan, baik BUMN maupun swasta, yang menyalurkan bantuan ekonomi bagi masyarakat terdampak.

“Kami berterima kasih atas perhatian dan pelaksanaan tanggungjawab sosial Len kepada masyarakat,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *